welcome

Animal Text Generator at TextSpace.net

AR,ANGEL & ANGELINA

welcome @ my Blog......
ini hanya sebuah catatan harian kecil dalam hidupQ...!!

Senin, 25 Januari 2010

oh..inikah namanya insan sedang jatuh cinta......!!!

hhhmmmm.......
aku jatuh cinta lagi...
hihihihih...
sama yang lebih tua jauh...
orangnya rahasia yah,,,
aku pun menyembunyikan dari semua orang..
mereka hanya tau kalau aku sedang JATUH CINTA..
hahhahah...
hati berbunga-bunga dan selalu terbayang wajahnya..
tapi di lain sisi aku menyukai orang yang berbeda...
huuuu...
harus bagaimana ini...???




bingung euy kalo dipikirin...
lebih baik jalanin ajha lah seperti air yang mengalir...
hallah,,,,
kata-orang yang lagi jatuh cinta
hihihiihihiih....

Rumah Dara : Horor Murni!

Film dengan tema horor thriller atau yang akrab di sebut Slasher sangat jarang diangkat ke layar lebar oleh para sineas di tanah air. Kalaupun ada, pasti disisipi dengan tambahan artis sexy yang nyaris memperlihatkan lekuk tubuh atau  yang tidak asing lagi adalah hadirnya sosok setan untuk menambah unsur horor itu sendiri.

Namun ada yang berbeda dengan film terbaru karya Merah Production berjudul Rumah Dara. Film yang ditulis dan disutradarai oleh duet Timo Tjahjanto dan Kimo Stamboel ini benar-benar menampilkan adegan yang bisa membuat Anda menutup mata.

Bermula ketika Ladya (Julie Estelle) yang dijemput oleh kakaknya Adjie (Ario Bayu) yang ingin pamit karena mendapat pekerjaan di Australia. Adjie yang datang bersama istrinya Astrid (Sigi Wimala) dan teman-temannya Jimi (Daniel Mananta), Alam (Mike Lucock), dan Eko (Dendy Subangil) ini tak menyangka akan bertemu dengan Maya (Imelda Therinne) yang merupakan awal ketegangan film ini.

Niat mulia Ladya bersama temannya yang awalnya ingin mengantar Maya karena mengaku dirampok, ternyata malah menjadi bumerang bagi mereka semua. Tanpa disadari teror yang sadis tengah menanti mereka. Sesampainya dirumah Maya, Ladya bersama teman-temannya diperkenalkan oleh sosok misterius, yang sangat gemilang dimainkan oleh Shareefa Danish, bernama Dara.

Seperti yang saya sampaikan diatas, film ini bisa membuat Anda menutup mata. Ya benar, karena adegan-adegan yang ditampilkan saat satu persatu nyawa hilang karena kesadisan penghuni rumah. Adegan saat tubuh dan kepala lepas dari badan karena terpotong gergaji mesin sungguh-sungguh scene yang sampai saat ini masih melekat jelas di pikiran saya. Jadi siapa saja yang selamat dari Rumah Dara?

Rumah Dara sendiri mulai tayang serentak dibioskop pada 22 Januari, walaupun di film ini ada sedikit humor karena hadirnya sosok komedian Aming, namun tidak ada salahnya bila Anda menonton membawa teman. Daripada nanti nggak bisa tidur?



baca sinopsisnya sama liat trailernya aja jadi pengen nonton..
kapan yah nontonnya??sama siapa yah??
hehehehe 

Jumat, 22 Januari 2010

Awas, Terlalu Banyak Duduk Bisa Mematikan

VIVAnews - Kebiasaan sehari-hari bisa berakibat fatal, apalagi bagi para pekerja kantoran. Peringatan baru dari para ahli kesehatan, duduk bisa mematikan.
Para ilmuwan mengatakan duduk dalam waktu lama, bahkan jika Anda rajin olah raga, bisa berakibat buruk bagi kesehatan. Tak pandang bulu apakah Anda duduk di kantor, sekolah, di dalam mobil, atau di depan televisi dan komputer.
Riset ini memang masih terbilang awal, namun beberapa kajian sudah menyatakan orang yang sehari-harinya menempel di kursi, terancam menjadi gemuk, terkena serangan jantung, bahkan kematian.
Dalam editorial di British Journal of Sport Medicine, Elin Ekblom-Bak, dari Sekolah Olahraga dan Ilmu Kesehatan Swedia menganjurkan pihak berwenang memilikirkan kembali definisi 'aktifitas fisik'.
Sebab, ketika lembaga kesehatan merekomendasikan aktifitas fisik minimum yang harus dilakukan sehari-hari - itu tak termasuk membatasi waktu yang digunakan dalam waktu duduk.
"Setelah empat jam duduk, tubuh muai mengirimkan sinyal-sinyal berbahaya," kata Ekblom-Bak. Dijelaskan dia, gen yang mengatur glukosa dan lemak dalam tubuh mulai berhenti bekerja.
Bagaimana dengan orang yang rajin olah raga? Ternyata, masih beresiko. Ahli dari Badan Kesehatan Dunia (WHO), mengatakan orang yang rajin olah raga tapi terlalu banyak duduk, hanya bisa selamat jika latihan dilakukan rutin setiap hari, bukan hanya kadang-kadang.
Namun, fakta membuktikan orang yang bekerja di kantor memang lebih banyak duduk daripada beraktifitas. Berdasarkan hasil survei di Amerika Serikat, tahun 2003 hingga 2004, warga Amerika sehari-hari lebih banyak duduk, baik di kantor atau di dalam kendaraan.
Lalu, bagaimana cara mengurangi risiko duduk? "Sudah pasti, orang harus terus berolah raga. Sebab, olah raga mendatangkan banyak manfaat," kata Ekblom-Bak.
Di kantor? "Diajurkan untuk bangkit dari kursi sesering mungkin. "Jangan hanya mengirim email atau pesan elektronik. Bangun, datangi kolegamu. Berdiri!"

Kamis, 21 Januari 2010

'Atlantis yang Hilang' Diburu di Spanyol

Cover Buku Atlantis
VIVAnews - Sebuah tim peneliti Spanyol CSIC meneliti area berawa di taman Andalusia. Mereka sedang mencari bukti-bukti peradaban yang ada sekitar 3.000 tahun lalu, Tartessos.
Mereka yakin Tartesos, peradaban tinggi di selatan Iberia, beribu kota di lokasi yang saat ini menjadi taman nasional Donana.
Sebelumnya, para ilmuwan menemukan bukti-bukti eksistensi budaya Tartessian di daerah dekat mulut Sungai Gualdalquiver, lokasi pertemuan sungai itu dengan Samudera Atlantik.
"Gempa bumi dan tsunami menghancurkan menjadi akhir kekuasaan Tartesian, yang saat itu sedang berada di puncak,"  kata Sebastian Celestino, pemimpin proyek, seperti dimuat laman Telegraph, 18 Januari 2010.
Foto udara menunjukan keberadaan pola-pola, mirip bekas kota, yang tak mungkin dihasilkan secara alami.
Peradaban Tartessian di selatan Spanyol berkembang di abad 11 hingga 7 sebelum masehi. Tartessian adalah negeri kaya yang memperdagangkan emas dan perak dari tambang sendiri. Tartessian telah lama dihubung-hubungkan dengan legenda Atlantis yang hilang.
Ketika ilmuwan Spayol menolak spekulasi bahwa apa yang mereka cari berhubungan dengan Atlantis, ilmuwan lain berpendapat sebaliknya. Apa yang sedang dilakukan ilmuwan CSIC dianggap bisa jadi terobosan besar untuk menjawab misteri Altantis.
"Bukti menunjukan Atlantis bukanlah bukan fiksi, cerita rakyat, atau mitos. Tapi nyata berdasarkan apa yang diungkap Plato," kata Georgeos Diaz-Montexano, arkelolog Cuba yang 15 tahun mendedikasikan hidupnya mencari keberadaan Atlantis.
"Apa yang dicari CISC memang bukan Atlantis, tapi mereka semakin dekat dengan legenda itu." lanjut dia.
****
Lokasi Atlantis masih jadi misteri. Sejumlah spekulasi beredar, ada yang mengatakan kota kuno berperadaban tinggi itu berada di Kepulauan Mediterania, Gurun Sahara, Amerika Tengah, Antartika, bahkan Indonesia.
Dalam bukunya berjudul “Atlantis the Lost Continents Finally Found”, seorang ilmuwan asal Brazil, Arysio  Santos, menyebut Indonesia sebagai lokasi Atlantis, berdasarkan definisi yang disebut Plato dalam 'Lost Civilization'.
Dalam wawancara yang dimuat laman YouTube, Santos tanpa ragu mengatakan bahwa Atlantis benar-benar ada dan bukan sekedar mitos.
Santos menjelaskan mengapa selama ini para ilmuwan gagal menemukan Atlantis dan bahkan ragu akan keberadaan kota yang hilang itu.
"Karena mereka mencarinya di tempat yang salah. Mereka mencarinya di Laut Atlantik," kata dia dalam wawancara di YouTube, seperti dimuat laman Hubpages.
Anggapan bahwa Atlantis berada di Samudera Atlantik, memang logis. Namun, itu bukan lokasi yang tepat.
"Atlantis berada di Lautan Hindia [Indonesia], di belahan lain bumi," kata dia. Di belahan bumi timur itulah, tambah Santos, peradaban bermula.
Lalu, pada Februari 2009, beredar kabar mengejutkan soal Atlantis. Google Earth menemukan bekas-bekas peradaban kuno di Samudera Atlantik, tepatnya di Afrika.
Spekulasi beredar, reruntuhan itu adalah Atlantis. Namun, pihak Google lalu mengkonfirmasi, bahwa apa yang disangka alur kota tua ternyata artefak dari proses pengumpulan data pengukuran dasar laut oleh kapal - dengan menggunakan sonar.
Alur garis, yang dikira bekas reruntuhan, adalah bayangan kapal saat proses pengumpulan data.

Butuh privasi

salahkah saya kalau saya mempunyai sedikit rahasia yang tidak saya beri tahu kepada orang tua?
terkadang saya kesal, marah, jengkel seandainya orang tua mencari tau apa yang saya lakukan secara sembunyi-sembunyi atau di belakang saya.....
saya hanya ingin sebuah privasi untuk saya sendiri, saya merasa diri saya cukup dewasa untuk meminta itu, kan tidak semua hal kita ceritakan ke orang tua, walau pun begitu pasti saya akan menceritakan itu semua kepada mereka tapi bukan pada saat itu.....
saya hanya bisa menahan diri saya untuk tidak merasa kesal atau jengkel kalau mereka mencari-cari atau membaca apa yang saya tulis di diary secara sembunyi-sembunyi.......
seperti mama saya selalu dari saya SD sampai sekarang selalu membaca buku diary saya secara sembunyi-sembunyi tanpa sepengetahuan saya...entah saat saya tidur atau ketiduran klo menulis diary itu
atau pada saat saya pergi..
walaupun saya menyimpan ditempat yang menurut saya tidak mungkin ketemu,
pasti di cari.
saya kesal jengkel marah....
tapi klo saya marah mama pastinya akan ngomong sambil marah " ngapain mama buka2 atau baca2 itu..curigaan amat sich!!"
Diary saya aja dibaca apa lagi sms...bisa pada saat saya tidur atau handphone itu tidak ditangan saya pasti sms saya selalu dibaca...
bagaimana saya mengetahui kalau itu dibaca???
saya tau dari letak diary itu pasti berubah..
sama halnya dengan handphone.........
satu lagi pasti entah kapan atau saat saya membicarakan sesuatu pasti mama selalu oh yang ini yah
dan yang di omongkannya sama persis seperti di diary atau di sms

semenjak ada FB, mama saya juga buat FB dan saya pun bertemen dengannya di FB
dan selalu berkomentar mencek FB saya, melihat apa yang saya tulis
mengomentari ini itu....oke awalnya saya sich biasa aja.tapi kok lama-lama mulai mengatur...
misalnya: di FB jangan masukin foto yang berduaan sama temen cowok, atau jangan pake foto yang itu, kok statusnya gitu amat sich, kok nulis ke itu temannya kok gitu sich...
kok temenan sama yang ini....
lama-lama saya pusing...dan akhirnya saya block aja....jadi gak bisa liat FB saya....

saya hanya gak suka diary saya yang saya tulis berbagai macam hal dibaca secara diam-diam atau sembunyi-sembunyi,,dan jangan terlalu ingin tau...
handphone pun begitu, sms-smsnya semua dibaca,,,foto-foto dilihat...
saya hanya butuh privasi untuk saya sendiri..........

saya bukan orang yang tidak menceritakan apa pun ke orang tua,,
pasti saya ceritakan..!!tidak usah mencari tahu sendiri...

saya juga bukan orang bodoh yang akan melakukan tindakan bodoh 
yang ditakutkan mereka...misalnya: hamil diluar nikah

saya masih bisa memilah mana yang baik atau buruk.....

saya sudah 22 tahun malah menjelang 23 tahun bukan anak SD lagi,
saya hanya butuh privasi saja,,,,,
apa salah?????????

klo ada masalah saya hanya ingin menyelesaikannya sendiri terlebih dahulu..
tanpa bantuan orang tua,,,klo saya merasa saya sudah tidak sanggup saya pasti meminta bantuan mereka

apa salah kalau saya butuh privasi???????

hhuuuufffftttt.....!!!

Selasa, 05 Januari 2010

tak mengerti dengan yang satu ini..

hingga saat ini pun gw mencoba mengerti tentang dirinya,,,
banyak hal-hal jelek yang gw denger tentang dia.tapi mencoba untuk tidak percaya dulu,karna dia saudara gw, sampai gw menanyakan langsung kepada dia..
kmaren pas disuraBaya udah ketemu,yah trus gw tanya deh,dia cerita panjang kali lebar...
sempat sich percaya sama dia...tapi kok ada rasa ragu juga yah...
yang bikin tambah ragu itu terkadang kok dia suka boong...
terkadang tidak....huuuuuaaaahhhh....entah lah sulit percaya kata2nya.
hanya dengar saja dia omong....
tapi sebenarnya dia orangnya baik,pintar, n kreatif....
mungkin juga karna pergaulannya yang kelihatannya pengen gaul..lah tapi kok begitu...kuliah terkadang tak di urusinya..karna suka bergadang...yah namanya juga anak cowok..kenapa selalu begitu...,dia kreatif sich karna dia buat lagu n nyanyi sendiri..gw juga suka denger lagu2 nya dia bagus2 kok,,,,
entahlah tak mengerti dengan sepupu ku yang satu ini...
tadi baru saja menemukan kebohongan dia lagi..
semakin ragu klo dia curhat,,,entah itu benar atau tidak...
hhhuuuuffftttt..
bingung juga musti gimana????

Minggu, 03 Januari 2010

Upacara Reba - NTT NUSA TENGGARA TIMUR



Upacara Reba - NTT

A. Selayang Pandang
Reba merupakan upacara adat yang bertujuan untuk melakukan penghormatan dan ucapan rasa terima kasih terhadap jasa para leluhur. Upacara ini juga digunakan untuk mengevaluasi segala hal tentang kehidupan bermasyarakat pada tahun sebelumnya yang telah dijalani oleh masyarakat Ngada. Melalui upacara ini, keluarga dan masyarakat meminta petunjuk kepada tokoh agama dan tokoh adat untuk dapat menjalani hidup lebih baik pada tahun yang baru. Upacara ini diadakan setiap tahun baru, tepatnya di bulan Januari atau Februari.
Tuan rumah untuk upacara ini selalu bergiliran pada setiap tahunnya. Sehari sebelum perayaan Reba dimulai, dilaksanakan upacara pembukaan Reba (su‘i uwi). Pada malam su‘i uwi dilakukan acara makan minum bersama (ka maki Reba) sambil menunggu pagi. Pada pagi harinya, ketika upacara berlangsung, para tamu disediakan makanan dan minuman yang sudah matang dan siap dimakan (Ngeta kau bhagi ngia, mami utu mogo. Kaa si papa vara, ini su papa pinu). Hidangan utama dalam pesta ini adalah ubi. Bagi warga Ngada, ubi diagungkan sebagai sumber makanan yang tak pernah habis disediakan oleh bumi. Karena itu, warga Ngada tidak akan pernah mengalami rawan pangan ataupun busung lapar.
Selama upacara Reba berlangsung diiringi oleh tarian para penari yang menggenggam pedang panjang (sau) dan tongkat warna-warni yang pada bagian ujungnya dihiasi dengan bulu kambing berwarna putih. (tuba). Sebagai pengiring tarian adalah alat musik gesek berdawai tunggal yang terbuat dari tempurung kelapa atau juga dari labu hutan. Sebagai wadah resonansinya alat musik ini ditutupi dengan kulit kambing yang pada bagian tengahnya telah dilubangi. Sedangkan penggeseknya terbuat dari sebilah bambu yang telah diikat dengan benang tenun yang telah digosok dengan lilin.

B. Keistimewaan
Upacara adat Reba biasa dilakukan tiga sampai empat hari. Sebelum pelaksanaan upacara tari-tarian dan nyanyian (O Uwi) diadakan misa inkulturasi di gereja yang dipimpin oleh seorang pater atau romo. Beberapa rangkaian upacara juga diiringi dengan koor nyanyian gereja, dan menggunakan bahasa lokal Ngada. Upacara ini memang memadukan unsur adat dengan agama.
Di luar gereja, suasana upacara adat bertambah meriah, ketika para penonton dan penari disodori satu dua gelas arak (tua ara). Ini merupakan tradisi setiap orang Ngada yang hadir dalam upacara tersebut. Namun demikian, Reba tidak sekadar pesta hura-hura, tapi wujud kegembiraan (gaja gora) masyarakat Ngada dengan tetap menjaga nuansa rohani.

C. Lokasi
Upacara Reba dapat disaksikan di masing-masing kecamatan yang terletak di Kabupaten Ngada, Pulau Flores, Provinsi NTT. Masing-masing kecamatan itu adalah Aimere, Bajawa, Mataloko, Jerebu‘u dan So‘a.

www.wahana-budaya-indonesia.com

Jumat, 01 Januari 2010

FRANS SEDA WAFAT


Frans Seda, Politisi Tiga Zaman Anti-Korupsi
Frans Seda bercerita kepada Sony soal rasa malu yang dirasakan karena banyak pejabat korup

Politisi senior PDIP Frans Seda (imageshack.com)
Politisi senior PDI Perjuangan Franciscus Xaverius Seda yang dikenal dengan Frans Seda meninggal dunia tadi pagi. Pesan terakhir politisi 'tiga zaman' ini adalah keprihatinannya terhadap pejabat negara di pusat dan di daerah.

"Meninggal tadi pagi karena sakit. Karena memang beliau sudah sepuh," kata fungsionaris PDI Perjuangan (PDIP) Sony Keraf dalam perbincangan dengan VIVAnews,

Sony sedang dalam perjalanan menuju kediaman mendiang Frans Seda di Pondok Indah, Jakarta Selatan. Sony mengenal Frans Seda tidak hanya sebagai senior di partai tapi juga sebagai bapak.

"Karena beliau juga satu daerah dengan saya," kata Sony. Pesan-pesan yang paling berkesan di saat-saat terakhir Frans Seda adalah kekritisannya soal korupsi yang merajalela.

Frans Seda mengungkapkan keprihatinannya soal korupsi yang dilakukan pejabat negara di pusat dan daerah. "Beliau membandingkan dengan masa mereka dulu yang berpolitik untuk kepentingan rakyat," ujar anggota DPR dari daerah pemilihan Jawa Tengah III ini.

Frans Seda bercerita kepada Sony soal rasa malu yang dirasakan karena melihat pejabat negara yang kurang memikirkan kepentingan rakyat. "Korupsi merajalela dari pemda dan seterusnya. Termasuk beberapa pejabat di Flores, agak memalukan," ujar Sony mengutip Frans semasa hidup.

Pria bernama lengkap Franciscus Xaverius Seda itu meninggal sekitar pukul 5 pagi. Pria kelahiran Flores, Nusa Tenggara Timur, pada 4 Oktober 1926 itu dikenal sebagai politisi, menteri, tokoh gereja, pengamat politik, dan pengusaha Indonesia.


ismoko.widjaya@vivanews.com